Click here for Myspace Layouts

dvient's Diary

Tampilkan postingan dengan label Learn Korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Learn Korea. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 November 2010

Belajar Tata Bahasa Korea : Pergi / Datang untuk…. ( 으 / 러 가 / 와요 )

Kalau dalam pelajaran tata bahasa Indonesia, bentuk pergi atau datang untuk….. termasuk kategori kalimat majemuk, hal ini sama saja dengan bahasa korea yang melibatkan lebih dari satu unsur SPOK . Mungkin di sini penerapannya lebih praktis dan sederhana, karena kita sudah di sediakan yang istilahnya rumus tersendiri dan kita tinggal memasukkan kata yang hendak kita ungkapkan.
Dari judulnya saya rasa tidak perlu saya jelaskan secara panjang lebar, bentuk ini di ungkapkan untuk yang seperti apa atau bagaimana saya rasa kita sudah mengerti dan paham. Contoh saja : Kenapa kamu capek capek belajar bahasa korea,…? buang buang waktu aja, => aku belajar bahasa korea untuk mengikuti ujian bahasa korea lalu bekerja di korea,. atau bisa juga aku mengajar bahasa korea di lembaga pendidikan atau juga untuk menjalin kerjasama dengan partner kerja warga negara korea. Contoh lagi : Kenapa kamu pegi ke pasar, => aku pergi ke pasar untuk membeli sayur sayuran, bekal memasak nanti ” . Nah dari contoh di atas, bentuk pergi / datang untuk…. ( 으 / 러 가요 / 와요 ) sangat tepat di terapkan dalam kalimat yang setara di atas .
Bentuk ini pengaruhi oleh ada tidaknya badchim, kalau ada badchim => P + 으러 가요 ( pergi untuk ) / P + 으러 와요 ( datang untuk ) , sedangkan kalau tanpa badchim => P + 러 가요 ( pergi untuk ) / P + 러 와요 ( datang untuk ) , Sebelumnya ketika di bangku pendidikan saya pernah menanyakan kepada guru saya, apakah bentuk ini bisa berlaku untuk hal hal yang selain kata ” pergi ( 가다 ) dan datang ( 오다 ) ” , jawabanya adalah  “tidak bisa” . Bentuk ini hanya di gunakan pada kata pergi dan datang, tetapi pada kenyataanya berkata lain. Dalam keseharian pengucapan bahasa korea di sini, bentuk ini bisa berlaku untuk kata lainya selain kata ” pergi ” dan ” datang ” . Lantas mana yang harus kita ikuti ? naluri saya berkata, ” Adanya tata bahasa setelah adanya bahasa, tata bahasa  sifatnya adalah sebagai penyempurna bahasa yang sebelumnya sudah ada “. Kalau dalam sehari hari ada, kenapa tidak,….? pointnya kita tinggal menggantikan kata 가다/ 오다  dengan kata lain berdasarkan dengan apa yang kita butuhkan , berikut contoh dan penjelasannya :
I ) Bentuk badchim ada => P + 으러 가요 ( pergi untuk ) / P + 으러 와요 ( datang untuk )
  • 먹다 ( moegda / makan ) => 다 hilang , badchim ㄱ => P + 으러 가요 => 먹 + 으러 가요 => 먹으러 가요 (  moegeuuroe gayo / pergi untuk makan ) atau 먹 + 으러 와요 => 먹으러 와요 (  moegeuroe wayo / datang untuk makan ) atau juga kalau dalam bentuk kata lain, misal 일하다 => 으러 일해요 maka => 먹으러 일해요 ( moegeuroe ilhaeyo / bekerja untuk makan )
  • 받다 ( badda / menerima ) => 다 hilang , badchim ㄷ => P + 으러 가요 => 받 + 으러 가요 => 받으러 가요 ( badeuroegayo / pergi untuk menerima ) atau  받 + 으러 와요 => 받으러 와요 ( badeuroewayo / datang untuk menerima )
  • 찾다 ( chatda / mencari ) => 다 hilang , badchim ㅈ => P + 으러 가요 => 찾 + 으러 가요 => 찾으러 가요 ( chajeuroegayo / pergi untuk mencari ) atau  찾 + 으러 와요 => 찾으러 와요 ( chajeuroewayo / datang untuk mencari )
  • 만들다 ( mandeulda / membuat ) => 다 hilang , badchim ㄹ , badchim ㄹ merupakan badchim spesial yang akan hilang bila ketemu vokal 으, => P + 으러 가요 => 만들 + 으러 가요 => badchim ㄹ dan vokal 으  hilang => 만드러 가요 ( mandeuroegayo / pergi untuk membuat ) atau  만들 + 으러 와요 => 만드러 와요 ( mandeuroe wayo / datang untuk membuat )
  • 읽다 ( ilgda / membaca ) => 다 hilang ,badchim ㄱ => P + 으러 가요 => 읽 + 으러 가요 => 읽으러 가요 ( ilgeuroegayo / pergi untuk membaca ) atau 읽 + 으러 와요 => 읽으러 와요 ( ilgeuroewayo / datang untuk membaca )
II ) Bentuk tanpa badchim => P + 러 가요 ( pergi untuk ) / P + 러 와요 ( datang untuk )
  • 공부하다 (  gongbuhada / belajar ) => 다  hilang , P + 러 가요 => 공부하 + 러 가요 => 공부 하러 가요 ( gongbuharoe gayo / pergi untuk belajar ) atau 공부하 + 러 와요 => 공부 하러 와요 ( gongbuharoe wayo / datang untuk belajar )
  • 보다 ( boda / melihat ) => 다 hilang , P + 러 가요 => 보 + 러 가요 => 보러 가요 ( boroegayo / pergi untuk melihat ) atau 보  + 러 와요 => 보러 와요 ( boroe wayo / datang untuk melihat )
  • 확정하다 ( hwagjoenghada / memastikan ) => 다  hilang , P + 러 가요 => 확정하 + 러 가요 => 확정하러 가요 ( hwagjoeng haroe gayo / pergi untuk memastikan ) atau  확정하 + 러 와요 => 확정하러 와요 ( hwagjoengharoe wayo / datang untuk memastikan )
  • 치료하다 ( chiryohada / berobat ) => 다 hilang , P + 러 가요 => 치료하 + 러 가요 => 치료하러 가요 ( chiryoharoe gayo / pergi untuk berobat ) atau 치료하 + 러 와요 => 치료하러 와요 ( chiryoharoewayo / datang untuk berobat )
  • 쉬다 ( swida / istirahat ) => 다 hilang , P + 러 가요 => 쉬 + 러 가요 => 쉬러 가요 ( swiroe gayo / pergi untuk istirahat ) atau 쉬 + 러 와요 => 쉬러 와요 (  swiroe wayo / datang untuk istirahat )
  • 사다  ( sada / membeli ) => 다 hilang , P + 러 가요 => 사 + 러 가요 => 사러 가요 ( saroegayo / pergi untuk membeli ) atau 사 + 러 와요 => 사러 와요 ( saroe wayo / datang untuk membeli )
  • 만나다 (  mannada / bertemu ) => 다 hilang , P + 러 가요 => 만나 + 러 가요 => 만나러 가요 ( mannaroegayo / pergi untuk bertemu ) atau  만나 + 러 와요 => 만나러 와요 ( mannaroewayo / datang untuk bertemu )
Contoh bentuk kalimat :
  1. Saya datang ke korea untuk bekerja, bukan untuk berpariwisata. Mencari pekerjaan di Indonesia susahnya minta ampun, maka dari itu aku mencoba mencarinya di korea. Sebenarnya di Indonesia ada tetapi gaji yang di terima tidaklah cukup untuk kebutuhan sehari hari => 제가 한국에 일하러 왔어요 , 여행을 하러 오기가 아닌데요. 인도네시아에서 일자리를 찾는 너무 어려워요, 그러니까 한국에서 찾아봐요. 사실을 인도네시아에 있는데 받은 월급이 조금만 있어요.
  2. Yong bog : ” ndi, kamu kemaren habis pergi dari mana ? ” => 여, 안디야, 어제 어디에 갔다 왔어요?, Andi : ” habis dari suwon ” => 수원에 갔다 왔어요 , Yong bog : ” Dari Suwon ngapain ? ” => 수원에 뭐하러 갔다 왔어요 ? , Andi : ” ke suwon untuk memperpanjang handphone ” => 수원에 핸드폰을 연장하러 갔다 왔어요
  3. Hari ini kita akan memasak sop ayam dan sekarang kamu pergilah ke pasar untuk berbelanja sayuranya ! => 우리가 오늘 닭숖을 요리할거고 너가 지금 시장에 야채를 사러 가세요 !
  4. Nanti malam aku akan bertemu pacarku lalu kami nonton bareng film di gedung bioskop, maka dari itu aku harus pulang cepat untuk bertemu pacarku => 난 오늘 밤에 여자 친구를 만나서 같이 극장에서 영화를 보려고 해요. 그러니까 오늘은 난 일찍 집에 여자 친구를 만나러 돌아가야해요
  5. Kepalaku rasanya sakit sekali, besok aku berencana pergi ke rumah sakit untuk berobat => 머리가 너무 아파서 내일 병원에 치료하러 가려고 해요
Kamus Bahasa Korea Indonesia :
  • 여행 : yoehaeng / wisata
  • 일자리 : iljari / pekerjaan
  • 어렵다 ; oeryoebda / susah
  • 그러니까 : geuroenika / maka dari itu
  • 사실 : sasil / fakta
  • 만 : man / hanya
  • 연장하다 : yoenjanghada / memperpanjang
  • 닭 : dalg / ayam
  • 야채 : yachae / sayuran
  • 같이 : kathi / bersama
  • 영화 : yoenghwa / film
  • 일찍 : ilcig / lebih awal
  • 돌아가다 : doragada / pulang
  • 아프다  : apheuda / sakit

Belajar Tata Bahasa Korea : Bisa ( ㄹ / 을수 있다 )

Mungkin tidak perlu saya jabarkan panjang lebar mengenai fungsi dan bagaimana bentuk ini di ungkapkan, bentuk ini biasa biasa saja seperti halnya penggunaan kata ” bisa ” pada umumnya dalam keseharian kita. contoh simple saja , saya bisa menguasai bahasa mandarin sampai persentase 80 % dalam jangka waktu 1 tahun, tetapi sangat berbeda dengan bahasa korea, meskipun sudah belajar 3 tahun lamanya dan berada pada lingkunganya , saya masih tetap belum bisa menguasainya dengan lancar dan benar. Dari contoh tersebut jelas menyebutkan bisa atau tidaknya seseorang dalam sesuatu hal .Sebenarnya bentuk ini ada berbagai macam , hanya saja di sini saya tuliskan yang sering di pakai saja, toh juga fungsi dan peranannya sama. Dalam hal ini saya akan membahas bentuk 을 / ㄹ수 있다 .
Dalam tata bahasa korea , bentuk  ” bisa ” di pengaruhi oleh ada tidaknya badchim pada kata sebelumnya. Secara simbolis bisa gambarkan sebagai berikut : Badchim ( o/x ) => P + 을 / ㄹ수 있어요 , => bilamana ada bdchim : P + 을수 있어요 , dan kalau tanpa badchim : P + ㄹ수 있어요 , berikut contoh dan penjelasanya :
I ) Bentuk ada badchim : P + 을수 있어요
  • 읽다 ( ilgda / membaca ) : 다 hilang , badchim ㄱ => P + 을수 있어요 => 읽 + 을수 있어요 => 읽을수 있어요 ( ilgeulsu issoeyo / bisa membaca )
  • 믿디 ( mitda / percaya ) : 다 hilang , badchim ㄷ => P + 을수 있어요 => 믿 + 을수 있어요 => 믿을수 있어요 ( mideulsu issoeyo / bisa percaya )
  • 찍다 ( cigda / memotret ) : 다 hilang , badchim ㄱ => P + 을수 있어요 => 찍 + 을수 있어요 => 찍을수 있어요 ( cigeulsu issoeyo / bisa memotret )
  • 팔다 ( phalda / menjual ) : 다 hilang , badchim ㄹ ( badchim spesial ) => P + 을수 있어요 => 팔 + 을수 있어요 => 팔수 있어요 ( phalsu issoeyo / bisa menjual )
  • 듣다 ( deudda / mendengar ) : 다 hilang , badchim ㄷ ( badchim spesial ) => P + 을수 있어요 => 듣 + 을수 있어요 => 들수 있어요 ( deulsu issoeyo / bisa mendengar )
Contoh kalimat berbentuk badchim :
  1. 읽다 => Sebelum belajar bahasa korea saya tidak bisa membaca tulisan hangeul. Sekarang saya bisa membacanya dengan baik dan lancar.=> 저는 한국어를 공부하기 전에 한글 읽을수 없어요, 이제 잘 읽을수 있어요.
  2. 믿다 => Kamu setiap hari sering berbohong, bagaimana saya bisa mempercayai kamu ? => 너는 매일 항상 거짓말 했어요, 어떻게 너를 믿을수 있어요?
  3. 찍다 => Aku bisa memotret sejak umur 16 tahun => 나는 16 살부터 사진을 찍을수 있었어요
II ) Bentuk tanpa badchim : P + ㄹ수 있어요
  • 시험하다 ( sihoemhada / ujian ) : 다  hilang , P + ㄹ수 있어요 => 시험하 + ㄹ수 있어요 => 시험 할수 있어요 ( sihoem halsu issoeyo / bisa mengerjakan ujian )
  • 자다 ( jada / tidur  ) : 다 hilang , P  + ㄹ수 있어요 => 자 + ㄹ수 있어요 => 잘수 있어요 (  jalsu issoeyo / bisa tidur )
  • 말하다 ( malhada / berbicara ) : 다 hilang , P + ㄹ수 있어요 => 말하 + ㄹ수 있어요 => 말할수 있어요 ( malhalsu issoeyo / bisa bicara )
  • 내리다 ( naerida / turun ) : 다 hilang , P + ㄹ수 있어요 => 내리 + ㄹ수 있어요 => 내릴수 있어요 ( naerilsu issoeyo / bisa turun )
  • 화나다 (  hwanada / marah ) : 다 hilang , P + ㄹ수 있어요 => 화나 + ㄹ수 있어요 => 화날수 있어요 ( hwanalsu issoeyo / bisa marah )
Contoh kalimat bentuk tanpa badchim :
  1. 시험하다 => sebelum mengerjakan ujian andi belajar rajin dan banyak latihan , maka dari itu dia bisa mengerjakan ujian dengan baik => 시험을 하기 전에 안디씨가 열심히 배우고 연습을 많이 했어요, 그러니까 시험을 잘할수 있어요
  2. 자다 => kalau sudah kenyang, saya bisa tidur lebih awal => 배 불렀으면 난 일찍 잘수 있어요
  3. 말하다 => Saya bisa berbicara bahasa mandarin dengan baik tetapi tidak bisa berbicara bahasa korea => 저는 중국어를 잘 말할수 있는데 한국어를 잘 몰랐어요

Belajar Tata Bahasa Korea : Tidak Bisa ( 못 dan 을 / ㄹ 수없다 )

Bentuk ini hanya merupakan lawan kata atau kebalikan dari bentuk “ bisa ( 을 /ㄹ수 있다 ) “, dan untuk mengungkapkan ketidak sanggupan seseorang dalam  melakukan sesuatu hal. Sama halnya dengan bentuk bisa ( 을 /ㄹ수 있다 ) , bentuk ini juga banyak jenisnya dan memiliki peran yang berbeda beda pula, hanya saja point penggunaanya tetap sama pada satu akar dan pohon “ bisa dan tidak bisa ” . Kalau saya jelaskan jenis jenis  lainya dari bentuk bisa dan tidak bisa, mungkin akan serasa mumet kepala kita, terlebih lagi untuk ukuran saya ini yang lebih mementingkan conversation ( percakapan ) dan baru belajar tahap awal atau dasarnya bahasa korea , tapi akan sedikit berbeda bagi yang sedang duduk di bangku kuliah jurusan sastra korea , di tambah lagi di universitas korea, maka penjabaran jenis dari tiap bentuk dalam tata bahasa sangat di perlukan bagi mereka. Tapi di sini saya hanya akan menjelaskan dari bentuk yang sering di gunakan dalam percakapan sehari hari saja.
Dari beberapa bentuk yang sering di gunakan dalam kehidupan sehari hari dari bentuk tidak bisa ada 2 macam , yakni :
  1. 못
  2. 을 / ㄹ수 없다
I ) 못 => bentuk ini tidak di pengaruhi badchim ataupun vokal akhir, hanya tinggal menambahkan kata 못 saja di depan kata kerja yang tidak berakhiran 하다. Secara simbolis bisa kita tulis => 못 + P , contoh :
  • 가다 ( gada / pergi ) => 다 hilang , 못 + P => 못 가요 ( mot gayo / tidak bisa pergi )
  • 보다 ( boda / melihat ) => 다 hilang , 못 + P => 못 봐요 ( mot bwayo / tidak bisa melihat )
  • 자다 (  jada / tidur ) => 다 hilang , 못 + P => 못 자요 ( mot jayo / tidak bisa todur )
  • 앉다 ( anjda / duduk ) => 다 hilang , 못 + P => 못 앉아요 ( mot anjayo / tidak bisa duduk )
  • 살다 ( salda / tinggal ) => 다 hilang , 못 + P => 못 살아요 ( mot sarayo / tidak bisa tinggal )
  • 웃다 ( utda / menangis ) => 다 hilang , 못 + P => 못 웃어요 ( mot usoeyo / tidak bisa menangis )
  • 그립다 ( geuribda / rindu ) => 다 hilang ( badchim ㅂ badchim spesial akan hilang dan di tambah huruf 우 jika di ubah dalam bentuk kalimat informal ) , 못 + P => 못 그리워요 ( mot geuriwoeyo / tidak bisa merindukan )
  • 듣다 ( deudda / mendengar ) => 다 hilang , ( badchim ㄷbadchim spesial, akan berubah menjadi badchim ㄹ bila dalam bentuk kalimat informal ) , 못 + P => 못 들어요 ( mot deuroeyo / tidak bisa mendengar )
Kalau dalam bentuk kata yang berakhiran 하다 , penempatan kata 못  terletak sebelum kata 하다  , contoh :
  • 사랑하다 ( saranghada / mencintai ) => 다hilang => 사랑 + 못 해요 => 사랑  못해요 ( sarang mothaeyo / tidak bisa mencintai )
  • 일하다 ( ilhada / bekerja ) => 다 hilang  => 일 + 못 해요 => 일 못해요 ( il mothaeyo / tidak bisa bekerja )
  • 농담하다 ( nongdamhada / bercanda ) => 다 hilang , 농담 + 못해요 => 농담 못해요 ( nongdam mothaeyo / tidak bisa bercanda )
  • 속상하다 ( sogsanghada / merasa jengkel ) => 다 hilang , 속상 + 못해요 => 속상 못해요 ( sogsang mothaeyo / tidak bisa merasa jengkel )
  • 생각하다 ( saenggaghada / berfikir ) => 다 hilang , 생각 + 못해요 => 생각 못해요 ( saenggag mothaeyo / tidak bisa berfikir )
  • 운전하다 ( unjoenhada / menyetir ) => 다  hilang , 운전 + 못해요 => 운전 못해요 ( unjoen mothaeyo / tidak bisa menyetir )
II ) 을 / ㄹ수 없다 , bentuk ini sama halnya dengan 을 /ㄹ수 있다 ( bisa ) , hanya sebagai lawan kata saja. Dari struktur tata bahasa korea , bentuk ini juga di pengaruhi oleh badchim, kalau ada badchim => P + 을 수없어요 , dan kalau tidak ada badchim => P + ㄹ 수없어요 , atau kalau di gambarkan secara simbolis sebagai berikut : Badchim ( o/x ) => P + 을 / ㄹ수 없어요 , contoh :
Bentuk tanpa badchim : P + ㄹ 수없어요
  • 타다 ( thada / naik ) => 다 hilang , P + ㄹ수없어요 => 타 + ㄹ수없어요 => 탈 수없어요 ( thal su oebsoeyo / tidak bisa naik )
  • 내리다 ( naerida / turun ) => 다 hilang , P + ㄹ수없어요 => 내리 + ㄹ수없어요 => 내릴 수없어요 ( naeril su oebsoeyo / tidak bisa turun )
  • 공부하다 ( gongbuhada / belajar ) => 다 hilang , P + ㄹ수없어요 => 공부하 + ㄹ수없어요 => 공부 할수 없어요 ( gongbuhalsu oebsoeyo / tidak bisa belajar )
  • 사다 ( sada / membeli ) => 다 hilang , P + ㄹ수 없어요 => 사 + ㄹ수 없어요 => 살수 없어요 ( salsu oebsoeyo / tidak bisa membeli )
  • 시작하다 ( sijaghada / memulai ) => 다 hilang , P + ㄹ수없어요 => 시작하 + ㄹ수없어요 => 시작 할수 없어요 ( sijaghalsu oebsoeyo / tidak bisa memulai )
  • 일어나다 ( iroenada / bangun ) => 다 hilang , P + ㄹ수없어요 => 일어나 + ㄹ수없어요 => 일어날수 없어요 ( iroenalsu oebsoeyo / tidak bisa bangun )
  • 기도하다 ( gidohada / berdoa ) => 다  hilang , P + ㄹ수없어요 => 기도하 + ㄹ수 없어요 => 기도할수 없어요 ( gidohalsu oebsoeyo / tidak bisa berdo’a )
Bentuk ada badchim : P + 을 수없어요
  • 닫다 ( dadda / menutup ) => 다  hilang , P + 을수 없어요 => 닫 + 을수 없어요 => 닫을 수 없어요 ( daddeulsu oebsoeyo / tidak bisa menutup )
  • 받다 ( badda / menerima ) => 다 hilang , P + 을수 없어요 => 받 + 을수 없어요 => 받을수 없어요 ( baddeulsu oebsoeyo / tidak bisa menerima )
  • 먹다 ( moegda / makan ) => 다  hilang , P + 을수 없어요 => 먹 + 을수 없어요 => 먹을수 없어요 ( moegeulsu oebsoeyo / tidak bisa makan )
  • 앉다 ( anjda / duduk ) => 다 hilang , P + 을수 없어요 => 앉 + 을수 없어요 => 앉을수 없어요 ( anjeulsu oebsoeyo / tidak bisa duduk )
  • 웃다 ( utda / tertawa ) => 다 hilang , P + 을수 없어요 => 웃 + 을수 없어요 => 웃을수 없어요 ( useulsu oebsoeyo / tidak bisa tertawa )
  • 읽다 ( ilgda / membaca )=> 다 hilang , P + 을수 없어요 => 읽 + 을수 없어요 => 읽을수 없어요 ( ilgeulsu oebsoeyo / tidak bisa membaca )
  • 살다 ( salda / tinggal ) => 다 hilang , P + 을수 없어요 ( badchim ㄹ badchim spesial , hilang bila bertemu vokal 으 ) => 살 + 을수 없어요 => 살수 없어요 ( salsu oebsoeyo / tidak bisa tinggal ) –> untuk kata 살수 없어요 bisa berarti tidak bisa membeli atau juga tidak bisa tinggal, arti di tentukan dalam konteks kalimatnya .
  • 벗다 ( boetda / melepas ) => 다 hilang , P + 을수 없어요 => 벗 + 을수 없어요 => 벗을수 없어요 ( boeseulsu oebsoeyo )
Contoh bentuk kalimat :
  1. Maaf , karena aku sudah punya pacar, aku tidak bisa mencintaimu 미안하지만, 난 애인 있으니까 너를 사랑할수 없어요 / 사랑 못해요
  2. Korea sangat panas ketika musin panas, maka dari itu aku tidak bisa tinggal di korea 여름때 한국은 너무 더워요, 그러니까 난 한국에 살수 없어요 / 못살아요
  3. Di luar sangat berisik banget sehingga aku tidak bisa mendengar 밖에 너무 시끄러워서 잘 들수 없어요 / 못 들어요
  4. Orang itu sangat cerewet sekali,…. kalau ia sudah berbicara ,  aku tidak bisa berfikir 그 사람은 말 많아요, 그 사람은 말했으면 난 생각 할수 없어요 / 생각 못해요
  5. Saya bisa berbahasa mandarin dengan baik tetapi sungguh tidak bisa berbahasa korea 저는 중국어를 잘 할수 있지만 진짜 한국어를 잘 할수 없어요 / 잘 못해요
  6. Maaf saya tidak bisa menepati janji 죄송하지만 저는 약속을 지킬수 없어요 / 못 지켜요
Kamus bahasa korea indonesia :
  • 시끄럽다 ( sikeuroebda / berisik )
  • 여름 ( yoereum / musim panas )
  • 말많이 ( mal manhi / cerewet )
  • 진짜 ( jinca / sungguh )
  • 지키다 ( jiqida / menepati )
  • 약속 ( yagsog / janji )

Belajar Tata Bahasa Korea : Boleh ( 아 / 어 / 해도 된다 )

Mungkin saya tidak perlu menjelaskan apa fungsi dan peranan bentuk ini, dari arti atau judulnya, kita bisa mengira kapan dan bagaimana bentuk ini di gunakan , contoh simple saja => kalau ujian sudah selesai di kerjakan , peserta boleh meninggalkan ruangan . Nah,…. dari contoh tersebut saya yakin kta bisa mengerti bagaimana bentuk “  boleh ( 아 / 어 / 해도 된다 ) ” di gunakan .
Secara tata bahasa korea , bentuk  boleh ( 아 / 어 / 해도 된다 ) di pengaruhi oleh vokal akhir pada kata kerjanya, berikut penjelasannya :
I ) vokal akhir : 아 dan 오 maka P + 아도 된다 ( 아도 돼요 ) , adapun cara penggabungan vokalnya adalah :
  • 아 + 아도 돼요 => 아도 돼요
  • 오 + 아도 돼요 => 와도 돼요
cara penggabungan di atas berlaku bila kata kerja tidak berbadchim, bilamana kata kerja ada badchim maka penggabungannya hanya tinggal menambahkan saja tanpa mengalami perubahan pada vokal akhir kata kerja. contoh :
  1. 가다 ( gada / pergi ) => 다 hilang , vokal akhir 아,  tanpa badchim => P + 아도 돼요 => 가 + 아도 돼요 => 가도 돼요 ( gado dwaeyo / boleh pergi )
  2. 보다 (boda / melihat ) => 다 hilang , vokal akhir 오 , tanpa badchim => P + 아도 돼요 => 보 + 아도 돼요 => 봐도 돼요 ( bwado dwaeyo / boleh melihat )
  3. 놀다 ( nolda / bermain ) => 다  hilang , vokal akhir 오 , ada badchim ㄹ => P + 아도 돼요 => 놀 + 아도 돼요 => 놀아도 돼요 ( norado dwaeyo / boleh bermain )
  4. 앉다 ( anjda / duduk ) => 다 hilang , vokal akhir 아 , ada badchim ㅈ => P + 아도 돼요 => 앉 + 아도 돼요 => 앉아도 돼요 ( anjado dwaeyo / boleh duduk )
  5. 오다 ( oda / datang ) => 다 hilang , vokal akhir 오 , tanpa badchim => P + 아도 돼요 => 오 + 아도 돼요 => 와도 돼요 ( wado dwaeyo / boleh datang )
contoh kalimat :
  • Bagi yang sudah menyelesaikan ujiannya , boleh pulang => 시험을 마친 사람은 집에 가도 돼요
  • Kalau ingin bermain ke rumahku , boleh datang kapan saja, terserah anda. =>제가 집에 놀고 싶으 면 아무때나 와도 돼요 ,… 마음대로 하세요…
  • Bolehkan aku nonton film terbaru bersama pacarku,….? please….. ! => 애인과 같이 새로운 영화를 봐도 돼요 ? 재발해요…..
  • Kalau kakinya sakit boleh duduk,… silahkan ambil kursi ke sini . => 다리가 아프면 앉아도 돼요, 여기에 의자를 가져 오세요!
II ) Vokal akhir 어 , 이 , 으 , 우  maka P + 어도 돼요 , untuk penggabungan vokalnya adalah :
  • 어 + 어도 돼요 => 어도 돼요
  • 이 + 어도 돼요 => 여도 돼요
  • 으 + 어도 돼요 => 어도 돼요
  • 우 + 어도 돼요 => 워도 돼요
cara penggabungan di atas berlaku bila kata kerja tidak berbadchim, bilamana kata kerja ada badchim maka penggabungannya hanya tinggal menambahkan saja tanpa mengalami perubahan pada vokal akhir kata kerja. contoh :
  1. 배우다 ( baeuda / belajar ) => 다  hilang , vokal akhir 우 , tanpa badchim => P + 어도 돼요 => 배우 + 어도 돼요 => 배워도 돼요 ( baewoedo dwaeyo / boleh belajar )
  2. 마시다 ( masida / minum ) => 다 hilang , vokal akhir 이 , tanpa badchim => P + 어도 돼요 => 마시 + 어도 돼요 => 마셔도 돼요 ( masyoedo dwaeyo / boleh minum )
  3. 먹다 ( moegda / makan ) => 다 hilang , vokal akhir 어 , ada badchim ㄱ => P + 어도 돼요 => 먹 + 어도 돼요 => 먹어도 돼요 ( moegoedo dwaeyo / boleh makan )
  4. 듣다 ( deudda / mendengar ) => 다 hilang , vokal akhir 으 , ada badchim ㄷ ( badchim spesial ㄷ akan berubah menjadi badchim ㄹ  jika pada bentuk informal ) => P + 어도 돼요 => 듣 + 어도 돼요 => 들 + 어도 돼요 => 들어도 돼요 ( deuroedo dwaeyo / boleh mendengar )
  5. 쓰다 ( sseuda / menulis ) => 다 hilang , vokal akhir 으 , tanpa badchim => P + 어도 돼요 => 쓰 + 어도 돼요 => 써도 돼요 ( ssoedo dwaeyo / boleh menulis )
  6. 입다 ( ibda / memakai ( baju ) ) => 다 hilang , vokal akhir 이 , ada badchim ㅂ => P + 어도 돼요 => 입 + 어도 돼요 => 입어도 돼요 ( iboedo dwaeyo / boleh memakai )
contoh kalimat :
  • Ujiannya akan di mulai pada jam 10 : 15, sekarang masih ada waktu, boleh belajar dulu => 시험은 오전 10시 15분에 시ㅣ작 할게요, 지금 시간이 있고 먼저 배워도 돼요
  • Kalau bekerja di sini boleh minum minuman beralkohol, tetapi kalau di tempat lain jangan minum minuman beralkohol !  taukan? => 여기에서 일하면 술을 마셔도 돼요, 그런데 다른 회사에서 일하면 술을 마시지 마세요 ! 알았죠 ?
  • Di restoran daging bakar ( buphe ) , kita di perbohlekan makan sebanyak yang kita inginkan  => 부페에서는 먹고 싶은 만큼 먹어도 돼요
  • Kalau malam sebelum tidur, boleh mendengarkan musik tetapi jangan terlalu keras keras ya! => 밤에 자기 전에 음악을 들어도 돼지만 큰 소리지 마세요!
  • Kalau kita membeli baju, sebelum membeli kita boleh mencobanya ( memakainya ) terlebih dahulu => 우리가 옷을 사면 사기 전에 먼저 입어도 돼요.
III ) Bentuk akhiran 하다 , maka 해도 돼요. Setiap kata kerja yang berakhiran 하다, maka 하다 tersebut tinggal berganti menjadi 해도 돼요.contoh :
  1. 약속하다 ( yagsoghada / janji ) => 약속해도 돼요 ( yagsoghaedo dwaeyo / boleh berjanji )
  2. 성명하다 ( soengmyoenghada / tanda tangan ) => 성명해도 돼요 ( soengmyoenghae do dwaeyo / boleh tanda tangan )
  3. 쇼핑하다 (  syophinghada / berbelanja ) => 쇼핑해도 돼요 ( syophinghaedo dwaeyo / boleh berbelanja )
  4. 농담하다 ( nongdam hada / bercanda ) => 농담해도 돼요 ( nongdamhaedo dwaeyo / boleh  bercanda )
  5. 거짓말하다 ( goejimalhada / berbicara bohong ) => 거짓말해도 돼요 ( goejimalhaedo dwaeyo / boleh berbicara bohong )
Contoh kalimat akhiran 하다 => 해도 돼요 :
  • Sebenarnya gak ada masalah, boleh mengcopy, tetapi bilang terlebih dulu ! =>사실은 문제가 없어요, 복사해도 돼지 만 먼저 말해 주세요 !
  • Kalau memang sangat mencintainya, boleh menikah => 진짜 너무 사랑하면 결혼해도 돼요
  • Sampai tahun lalu siswa di perbolehkan menggunakan handphone di ruang kelas => 작년까지 학생들은 교실에서 휴대전화를 사용해도 됐었습니다
Kalimat bebas :
  • Saya ini seorang perokok, kalau 1 hari saja saya tidak merokok, saya bisa mati. kalau begitu apakah saya boleh merokok  => 저는 담배를 피운 사람이에요, 하루만 담배를 피우지않으 면 저는 죽을게요, 그러면 담배를 피워도 돼요?
  • Paspor saya ketinggalan di dalam taksi, bisakah anda mengantar saya ke kedutaan besar Indonesia, bolehkan saya menggunakan handphonenya?  제 여권을 택시 안에 두고 내렸습니다, 인도네시아 대사관에 데려다 주시겠습니까? 핸드폰을 사용해도 돼요
  • Dari tadi malam saya menceret, sekarang juga badan rasanya kurang enak, bolehkah saya pergi ke rumah sakit untuk berobat? => 어젯밤부터 설사를 했어요, 지금도 몸이 불편 해요. 병원에 치료하러 가도 돼요 ?
Kamus bahasa korea indonesia :
  1. 문제 ( munje / masalah )
  2. 복사하다  ( bogsahada / mengcopy )
  3. 죽다  ( jugda / mati )
  4. 두고 내리다 ( dugo naerida / ketinggalan )
  5. 휴대전화  ( hyudaejoenhwa / handphone )
  6. 여권 ( yoegwoen / paspor )
  7. 사용하다 ( sayonghada / menggunakan )
  8. 설사하다 ( soelsahada / mencret )
  9. 불편하다 ( bulphyoenhada / kurang enak )
  10. 대사관 ( daesagwan / dubes )
  11. 크다 ( qeuda / besar )
  12. 소리 ( sori / suara )
  13. 술 ( sul / minuman beralkohol )
  14. 라르다 ( dareuda / berbeda )
  15. 회사 ( hwesa / perusahaan )
Kamus bahasa korea indonesia pengelompokan :
  1. 저 ( joe / saya )
  2. 나 ( na / aku )
  3. 너 ( noe / kamu )
  4. 당신 ( dangsin / anda )
  5. 그남자 ( geunamja / laki laki itu )
  6. 그녀 => kurang sopan , 그 여자 => sopan ( geu nyoe / geu yoeja => perempuan itu )
  7. 너희 ( noeheui / kalian )
  8. 당신들 ( dangsindeul / anda sekalian )
  9. 출근하다 ( chulgeunhada / berangkat kerja )
  10. 퇴근하다 ( theuigeunhada / pulang kerja )
  11. 이야기하다 ( iyagihada / bercerita )
  12. 나가다 ( nagada / keluar )
  13. 들어오다 ( deuroeoda / masuk )
  14. 들어가다 ( deuroegada / keluar )
  15. 기계 ( gigye / mesin )
  16. 사용법 ( sayongboeb / cara menggunakan )
  17. 넣다 ( noehda / memasukkan )
  18. 꺼내다 ( koenaeda / mengeluarkan )
  19. 들다 ( deulda / mengangkat )
  20. 빌리다 ( billida / meminjam )
  21. 빌려주다 ( bliiyoejuda / meminjamkan )
  22. 사랑하다 ( saranghada / mencintai )
  23. 에쁘다 ( yepeuda / cantik )
  24. 선물 ( soenmul / hadiah )

Belajar Tata Bahasa Korea : Susunan S P ( predikat kata benda )

Untuk membentuk suatu kalimat, paling tidak di perlukan susunan kalimat subjek dan predikat.Di sini kita akan memulai dari bentuk susunan S P dengan predikat sebagai kata benda. Di dalam bahasa korea sendiri susunan kalimatnya sangat berbeda dengan bahasa Indonesia, seperti yang kita ketahui dalam susunan kalimat bahasa Indonesia berbentuk ” S P O “. Berbeda dengan susunan kalimat bahasa Korea, susunan kalimat bahasa korea berbentuk ” S O P ” . Susunan ini sangat penting untuk di perhatikan di dalam belajar tata bahasa korea dan cara menterjemahkan kalimat. Susunan ini ( S O P ) juga memiliki partikel masing masing. Berikut adalah partikel dan penjelasanya :
Subjek ( S ) ==>
1. Kalau ada badchim ( konsonan akhir ) ==> S + 이 ,  kalau tidak ada badchim ==> S + 가 . contoh :
  • 여한 ==> badchim ㄴ ==> S + 이 ==> 여한 + 이 ==> 여한이
  • 후다 ==> badchim tidak ada ==> S + 가 ==> 후다 + 가 ==> 후다가
  • 얀띠 ==> badchim tidak ada ==> S + 가 ==> 얀띠 + 가 ==> 얀띠가
  • 이맘 ==> badchim ㅁ ==> S +  이 ==> 이맘 + 이 ==> 이맘이
  • 집 ==>  badchim ㅂ ==> S + 이 ==> 집 + 이 ==> 집이
  • 의자 ==> badchim tidak ada ==> S + 가 ==> 의자 + 가 ==> 의자가
  • 회사 ==>badchim tidak ada ==> S + 가 ==> 회사 + 가 ==> 회사가
  • 공장 ==> badchim ㅇ ==> S + 이 ==> 공장 + 이 ==> 공장이
  • 안디 ==> badchim tidak ada ==> S + 가 ==> 안디 + 가 ==> 안디가
  • 삼술 ==> badchim ㄹ ==> S + 이 ==> 삼술 + 이 ==> 삼술이
2.  Bentuk penekanan subjek, kalau ada badchim ==> S + 은 , kalau tidak ada badchim ==> S + 는 , contoh :
  • 저 ==> badchim tidak ada ==> S  + 는 ==> 저 + 는 ==> 저는
  • 학생 ==> badchim ㅇ ==> S +  은 ==> 학생 + 은 ==> 학생은
  • 선생님 ==> badchim ㅁ ==> S + 은 ==> 선생님 + 은 ==> 선생님은
  • 리마 ==>  badchim tidak ada ==> S + 는 ==> 리마 + 는 ==> 리마는
  • 시계 ==> badchim tidak ada ==> S + 는 ==> 시계 + 는 ==> 시계는
  • 책 ==> badchim ㄱ ==> S + 은 ==> 책 + 은 ==> 책은
Predikat ( P ) ==>
1 . Berbentuk formal ==> P + 입니다 , contoh :
  • 버스 ==> 버스 +  입니다 ==>  버스 입니다
  • 사전  ==> 사전 + 입니다 ==> 사전 입니다
  • 자전거 ==> 자전거 + 입니다 ==> 자전거 입니다
  • 연필 ==> 연필 + 입니다 ==> 연필 입니다
  • 창문 ==> 창문 + 입니다 ==> 창문 입니다
2 . Berbentuk informal , kalau ada badchim ==> P + 이 에 요 , kalau tidak ada badchim ==> P + 예요 ,  contoh :
  • 자동차 ==> badchim tidak ada ==> P + 예요 ==> 자동차 + 예요 ==> 자동차 예요
  • 식당 ==> badchim ㅇ ==> P + 이에요 ==> 식당 + 이 에요 ==> 식당이 에요
  • 가방 ==> badchim ㅇ ==> P + 이 에요 ==> 가방 + 이 에요 ==> 가방이 에요
  • 병원 ==> badchim ㄴ ==> P + 이 에요 ==> 병원 + 이 에요 ==> 병원이 에요
  • 학요 ==> badchim tidak ada ==> P + 예요 ==> 학요 + 예요 ==> 학요 예요
Jadi rumusan tata bahasa predikat berbentuk kata benda secara simbolis adalah sebagai berikut :
>> Informal :
badchim ( o/x ) => S (이/가 ) ( 은/는 ) + P ( 이 에요 ) ( 예요)
>> Formal :
badchim ( o/x ) => S ( 이/가 ) ( 은/는 ) + P ( 입니다 )
Berikut contoh  kalimat pada predikat berbentuk kata benda, formal dan informal :
  • Yohan adalah murid ==> yohan ( S ) murid ( P ) >> 여한은 학생 입니다 atau 여한이 학생이 애요
  • Itu adalah rumah sakit ==> itu ( S ) rumah sakit ( P ) >> 저기는 병원 입니다  atau 저기는 병원이 에요
  • Ini tas ==> ini ( S ) tas ( P ) >> 이거는 가방 입니다 atau 이거는 가방이 에요
  • Saya adalah guru ==>  saya ( S ) guru ( P ) >> 저는 선생님 입니다 atau  저는 선생님이 에요
  • Ini adalah kapal ==> ini ( S ) kapal ( P ) >> 이거는 배입니다  atau 이거는 배예요
Di dalam bahasa korea, untuk predikat kata benda juga ada yang berbentuk negatif untuk lawan atau kebalikan dari kalimat di atas. Berikut rumusan tata bahasa predikat kata benda berbentuk negatif :
1. Formal ==>kalau ada badchim ==> P + 이 + 아닙 니다 , kalau tidak ada badchim ==> P + 가 + 아닙니다 contoh :
  • 자전거==> badchim tidak ada ==> P + 가 아닙니다 ==> 자전거 + 가 아닙니다 ==>자전거가 아닙니다 ( bukan sepeda )
  • 연필 ==> badchim ㄹ ==> P + 이 아닙니다 ==> 연필 + 이 아닙니다 ==> 연필이 아닙니다 ( bukan pensil )
  • 자동차 ==> badchim tidak ada ==> P + 가 아닙니다 ==> 자동차 + 가 아닙니다 ==> 자동차가 아닙니다 (  bukan mobil )
  • 집 ==>  badchim ㅂ ==> P + 이 아닙니다 ==> 집 + 이 아닙니다 ==> 집이 아닙니다 ( bukan rumah )
  • 공장 ==> badchim ㅇ ==> P + 이 아닙니다 ==> 공장 + 이 아닙니다 ==> 공장이 아닙니다 (  bukan pabrik )
2 . Informal ==> kalau ada badchim ==> P + 이 아니예요 ,  kalau tidak ada badchim ==> P + 가 아니예요 contoh :
  • 책상 ==> badchim ㅇ ==> P + 이 아니예요 ==> 책상 + 이 아니예요 ==> 책상이 아니예요 ( bukan meja )
  • 화사 ==> badchim tidak ada ==> P +  가 아니예요 ==> 회사 + 가 아니예요 ==> 회사가 아니예요 ( bukan perusahaan )
  • 칠판 ==> badchim ㄴ ==> P + 이 아니예요 ==> 칠판 + 이 아니예요 ==> 칠판이 아니예요 ( bukan papan tulis )
  • 의자 ==> badchim tidak ada ==> P + 가 아니예요 ==> 의자 + 가 아니예요 ==> 의자가 아니예요 (  bukan kursi )
  • 사과 ==> badchim tidak ada ==> P  +  가 아니예요 ==> 사과 + 가 아니예요 ==> 사과가 아니예요 ( bukan apel )
Jadi rumusan tata bahasa predikat kata benda berbentuk negatif secara simbolis adalah sebagai berikut :
>> Informal :
badchim ( o/x ) => S ( 은/는 ) ( 이/가 ) + P ( 이 아니예요 / 가 아니예요 )
>> Formal :
badchim ( o/x ) => S ( 은/는 ) ( 이/가 ) + P ( 이 아닙니다 / 가 아닙니다 )
contoh kalimat :
  1. Anton adalah murid, bukan guru ( informal/formal ) ==> informal : 안떤은 학생이 에요, 선생님이 아니에요, formal : 아떤씨가 학생 입니다, 선생님이 아닙니다
  2. ini apel, bukan jeruk ( informal / formal ) ==> informal : 이거는 사과 예요, 귤이 아니에요, formal : 이거는 사과 입니다, 귤이 아닙니다
Kamus Bahasa Korea Indonesia kata benda :
  • 가방  >> gabang : tas
  • 문 >> mun : pintu
  • 책 >> chaeg : buku
  • 공책 >> kong chaeg : buku catatan
  • 지우개 >> jiugae : penghapus
  • 칠판 >> chilphan : papan tulis
  • 창문 >> changmun : jendela
  • 시계 >> sigye : jam
  • 책상 >> chaegsang : meja
  • 집 >> jib : rumah
  • 의자 >> euija : kursi
  • 회사 >> hwaesa : perusahaan
  • 공장 >> gongjang : pabrik
  • 저  >> joe : saya
  • 학생 >> hagsaeng : murid
  • 선생님 >> soensaengnim : guru
  • 버스 >> boeseu : bus
  • 사전 >> sajoen : kamus
  • 자전거 >> jajoengoe : sepeda
  • 연필 >> yoenphil : pensil
  • 자동차 >> jadongcha : mobil
  • 식당 >> sigdang : rumah makan
  • 병원 >> byoengwoen : rumah sakit
  • 학요 >> hagyo : sekolahan
  • 칠판 >> chilphan : papan tulis
  • 사과 >> sagwa : apel
  • 귤 >> gyul : jeruk

MENGENAL UCAPAN SALAM DALAM BAHASA KOREA ( 인사 표현 )

koreanimages8 
Ucapan waktu makan ( 식사할 때 )
Saat kita makan di warung Korea atau di Dapur umum ( sikdang ) biasanya
ada ucapan-ucapan seperti ini :
-맛있게 드세요 ( masitge deuseyo ) ” selamat menikmati ” .
- 잘 먹겠습니다 ( jal meokgessseumnida ) ” terima kasih “. diucapkan untuk menyampaikan terima kasih sebelum makan, yang arti sebenarnya ” saya akan makan dengan nikmat “. namun bila ucapannya setelah makan, maka menggunakan  istilah : 잘먹었습니다 ( jalmeogeossseumnida ) arti yang terkandung sama, yaitu  ” terima kasih ” .
-Ketika kita makan, lalu ada orang lain datang, ucapannya adalah ” 식사 하세요 ” ( siksa haseyo )  artinya silahkan makan, dan biasanya jawabannya adalah : 많이 드세요( manhi deuseyo )  ” makalah dengan banyak “.
 
Saat  memberi ucapan selamat ( 축하할 때 )
Sebenarnya banyak ucapan selamat dalam bahasa Korea, ucapan itu semua menggunakan kata …..축하 드립니다( chukha deurimnida ) atau  축하 합니다 (  chukha hamnida ) ” Selamat….. ”  misalnya “ 생일 축하 합니다 ( saengil chukha hamnida ) selamat ulang tahun . 결혼 축하드려요 ( gyeolhon chukha deuriyeoyo ) ” selamat menikah ” dan masih banyak yang lain seseuai dengan situasinya. Untuk yang mau lebaran, bisa juga diucapkan ” 단식 축제 일 축하 합니다 ( dansik chukje il chukha hamnida ) ” selamat hari lebaran “.
 
Mengucapkan terima kasih ( 감사할 때 )
Uucapan untuk menyampaikan rasa terima kasih adalah  감사합니다( gamsahamnida ) ” terima kasih ” bisa juga 고맙습니 ( gomapseumnida ) atau bisa lebih informal 고마워요 ( gomawoyo ). Kalau dengan teman sendiri atau yang lebih sedikit usianya bisa 고마워 ( gomaweo ) atau cukup 고맙다 ( gomapda ) .
 
Ucapan  meminta maaf ( 사과할 때 )
Sedangkan bila kita melakukan kesalahan atau merasa perlu untuk meminta maaf diucapkan -죄송합니다 ( joesonghamnida ) atau 미안합니다 ( mianhamnida ) , sedang informalnya bisa cukup  미안해 (  mianhae ) .Untuk menjawabnya digunakan kata 괜찬습니다 ( gwaenchanseumnida )  ” Tidak apa-apa ” atau cukup 괜찬아.. ( gwaenchana. ) untuk informalnya
 
Ucapan  saat tahun baru ( 새해 인사 )
-새해복 많이 바드세요( saehaebok manhi badeuseyo ) ” selamat tahun baru ” dari artinya ” semoga engkau mendapatkan banyak kebahagiaan ditahun baru “. ini biasa diucapkan waktu tahun baru 1 januari atau tahun baru imlek. Sedang orang yang lebih  tua mengucapkan “ 새해복 많이 받아..( saehaebok manhi bada ) kepada yang lebih muda sebagai jawabnya.
 
Ucapan Akhir pekan ( 주말 인사 )
Saat akhir pekan kita sering ingin menyampaikan ucapan dalam bahasa Korea, maka bisa disampaikan : 주말 잘 지내세요( jumal jal jinaeseyo ) atau -좋은 주말 보내세요. ( joheun jumal bonaeseyo ) ” selamat akhir pekan”.
 
Ucapan ketika di Toko ( 가게에 있을 때 )
Ucapan ini biasa kita dengar kalau kita berbelanja di toko, maka penjualnya biasa mengucapkan - 어서 오세요 ( eoseo oseyo ) ” selamat datang ” kemudian mengucapkan “ 뭘 도와 드릴까요 ( mwol dowa deurilkkayo ) ” apa yang bisa saya bantu ” . Kemudian kitamenyampaikan kebutuhan apa yang mau kita beli. Dan untuk menyampaikan terima kasih bisa disampaikan dengan -많이 파세요 ( manhi paseyo ) artinya sebenarnya “menjual lah yang banyak ” atau juga 수고하세요. (sugo haseyo ) maksudnya terima kasih dan selamat bekerja dengan baik
 

semoga ini membantu orang-orang yang ingin belajar Korea!!!hhe
 
source : tazkiana

Selasa, 02 November 2010

Bentuk Masa Lampau (Past Tense)

bentuk_lampau 
Seperti kita ketahui dalam Bahasa Indonesia, untuk menyatakan kalimat dengan bentuk masa lampau ditambahkan dengan kata “telah” atau “sudah”. Misalkan contoh kalimat bentuk lampau “Kemarin Ibu sudah berangkat ke Jakarta”.
Sedangkan dalam bahasa korea, untuk menyatakan kalimat dengan bentuk masa lampau menggunakan rumus atau pola sebagai berikut:

Tipe Predikat
Pola
Tipe I Stem + 았어요 (asseoyo)
Tipe II Stem + 었어요 (eosseoyo)
Tipe III 하다 diganti dengan 했어요 (haeseoyo)
Dari pola di atas, pada beberapa kata dalam pengucapannya akan mengalami peleburan/penyingkatan (contraction).
Bentuk Dasar
Bentuk Masa Lampau
Keterangan
살다 (salda = tinggal) 살 + 았어요 -> 살았어요
Tipe I
가다 (gada = pergi) 가 + 았어요 -> 갔어요
오다 (oda = datang) 오 + 았어요 -> 왔어요
먹다 (meogda = makan) 먹 + 었어요 -> 먹었어요
Tipe II
치우다 (Chiuda = merapikan) 치우 +었어요 -> 치웠어요
마시다 (masida = minum) 마시 +었어요 -> 마셨어요
하다 (hada = melakukan) 했어요
Tipe III
공부하다 (gongbuhada = belajar) 공부 + 했어요 ->공부했어요
착하다 (chakhada = baik ) 착 +했어요 -> 착했어요
Contoh penggunaanya dalam kalimat sederhana sebagai berikut:
동생이 한국에 갔어요. (dongsaengi hanguke gasseoyo)
Adik sudah pergi ke Korea Selatan.
동생 = adik
한국 = Hanguk/ Korea Selatan
갔어요 = telah pergi
아버지가 소주를 마셨어요? (abeojika sojureul masyeosseoyo)
Ayah telah minum Soju?
아버지 = ayah
소주 = Soju / minuman keras ala korea
마셨어요 = telah minum
한교에서 한국어를 공부해요. (hangyo eseo hangukeoreul gongbuhaeyo)
[Aku] telah belajar bahasa korea di sekolah.
한교에서 = di sekolah
한국어 = hangukeo/ bahasa korea
공부해요 = telah belajar
뭐했어요? (mueo haesseoyo?)
Apa yang sudah [kamu] lakukan?
뭐 = apa
했어요 = telah dilakukan
밥은 언니가 먹었어요. (bab eun eonnika meogeosseoyo.)
Nasi, kakak sudah makan. / Kakak sudah makan Nasi.
밥 =Nasi
언니가 = kakak perempuan
먹었어요 = telah makan

Tingkat Kesopanan di Korea – Part 1

kesopanan1 
Sebenarnya bab ini sebaiknya untuk kita pelajari nantinya, akan tetapi karena ada salah seorang kawan yang menanyakan tentang bentuk kesopanan, akhirnya saya coba ulas terlebih dahulu di sini secara bertahap.
Seperti telah di kemukakan di postingan awal mengenai bahasa korea, secara umum tingkat kesopanan  dan formalitas itu di kelompokkan menjadi 3, yaitu:
  1. Tidak sopan/ biasa (Casual)
  2. Sopan (Polite)
  3. Resmi (Formal)
Akan tetapi, jika kita melihat dan mempelajari lebih detail lagi berdasarkan status orang yang di ajak bicara, status orang yang dibicarakan, dan situasi pembicaraanya, maka ada 8 tingkat kesopanan dan formalitas, seperti terlihat dalam tabel berikut:
Kepada
Senior
Junior
Tentang
Senior
Junior / Diri Sendiri
Senior
Junior / Diri Sendiri
Situasi Formal
십니다1)
(simnida)
ㅂ니다1)
(mnida)
시다1)
(sida)
ㄴ다3)
(nda)
으십니다2)
(eusimnida)
습니다2)
(seumnida)
으시다2)
(eusida)
는다4)
(neunda)
다5)
(da)
Situasi Informal
세요1)
(seyo)
아요6)
(ayo)
셔1)
(syeo)
아6)
(a)
으세요2)
(euseyo)
어요7)
(eoyo)
으셔2)
(eusyeo)
어7)
(eo)
해요8 )
(haeyo)
햬8 )
(hae)
Keterangan:
1) Bila stem-nya berakhiran tanpa 받침 (badchim)
2) Bila stem-nya berakhiran dengan 받침(badchim)
3) Bila bentuk waktunya adalah masa kini (present tense) dan stem-nya berakhiran tanpa 받침 (badchim)
4) Bila bentuk waktunya adalah masa kini (present tense) dan stem-nya berakhiran dengan 받침 (badchim)
5) Bila bentuk waktunya selain masa kini (present tense)
6) Bila tipe predikatnya dalah Tipe I
7) Bila tipe predikatnya adalah Tipe II
8 ) Bila tipe predikatnya adalah Tipe III
Kebanyakan dari contoh yang ada di postingan sebelumnya adalah contoh kalimat yang digunakan ketika berbicara kepada senior tentang junior/ diri sendiri, yang di tandai dengan adanya partikel 아요, 어요, atau 해요. Terkadang kita perlu memperhatikan, bahwa orang yang dibicarakan bisa jadi adalah orang yang di ajak bicara itu sendiri, jadi kita harus menggunakan tingkat kesopanan yang sesuai.
Memang benar, banyaknya tingkat kesopanan dan formalitas ini sangat membingungkan bagi kita yang baru belajar bahasa korea, termasuk saya sendiri. Akan tetapi setidaknya kita bisa tahu bahwa belajar bahasa korea itu memang perlu adanya tingkatan dan tahapan agar kita semakin tertarik dan bukannya menyerah.
Mungkin dalam benak kita timbul pertanyaan seperti ini:
-Mengapa dalam bahasa korea terdapat adanya tingkatan?
-Tidak bisakah kita langsung berbicara kepada siapa saja dengan bahasa yang formal sekalian?
Jawabannya adalah:
-Karena orang korea punya unggah-ungguh seperti orang jawa. Ini salah satu dari pengaruh ajaran konfusian di korea.
-Jika kita menggunakan bahasa formal kepada semua orang, kita hanya akan ditertawakan oleh orang korea karena bahasa yang kita gunakan akan tidak sesuai.
Karena saya orang jawa, biar lebih jelasnya saya kasih contoh seperti ini tingkat kesopanan dalam bahasa jawa, misal ada percakapan antara anak dan ayah.
Anak      : bapak ajeng tindak pundi?
Ayah      : bapak arep tindak kondangan. Lha kenopo tho le?
Anak      : lha ibu mboten nderek tho pak?
Ayah      : jane yo rep melu, lha ning saiki wes telat. Ibu mu ning ndi tho le?
Anak      : niku, ibu taksih sare wonten kamar.
Ayah      : ooo..yo wes nek turu tak tinggal wae nek ngono.
Bagi yang bisa bahasa jawa, mungkin setelah sekilas membaca percakapan di atas jadi tahu, ternyata memang dalam bahasa jawa sendiri ada tingkat kesopanan.
Sekarang kita coba langsung mengambil contoh percakapan dalam bahasa korea biar kita lebih tahu sejauh mana yang namanya tingkat kesopanan dan formalitas itu perlu diterapkan.
Misal ada 4 orang korea, masing-masing:
박신향 (park sin hyang), Kepala sekolah
김하나 (kim ha na), Ibu Guru
장동건 (jang dong geon), Murid
장근석 (jang geun seok), adiknya장동건
Suatu saat김하나 bertemu dengan 장동건 di jalan, dan terjadi percakapan menggunakan bentuk informal, karena situasinya bukan situasi formal seperti di kantor, sekolah, atau militer.
장동건 :  김선생님…, 안녕하세요 ? 1)
(kim seonsaengnim.., annyeonghaseyo?)
[Bu] Guru Kim, apa kabar?
김하나 : 네. 뭐해 ? 2)
(ne. mweohae?)
Baik. [kamu]sedang apa?
장동건 : 책을 사요 3). 박교장님이 사직하세요 ? 4)
(chaekeul sayo. Park gyojangnim I sajikhaseyo?)
[saya]membeli buku. Kepala sekolah Park [apa] mengundurkan diri?
김하나 : 네. 사직하셔 5). 근석 는 어디에있어 ? 6)
(Ne. sajikhasyeo. Geun seok neun eodie isseo?)
Ya. [Beliau]mengundurkan diri. Geun Seok ada dimana?
장동건 : 집에 있어요. 7)
(Jib e isseoyo.)
[Dia]ada dirumah.
Penjelasan:
1)      안녕하세요 berasal dari kata안녕하다.  Karena jang dong geon (junior) berbicara kepada ibu guru kim ha na (senior) dalam situasi informal, dan dalam kalimat itu yang dibicarakn adalah ibu guru Kim (senior), maka 안녕하다 berubah menjadi안녕하세요.
2)      해 berasal dari kata 하다, karena ibu gurㅕ Kim (senior) berbicara kepada jang dong geon (junior), dan dalam kalimat tersebut yang dibicarakan adalah jang dong geon (junior), maka하다 berubah menjadi 해.
3)      사요 berasal dari kata 사다. Karena jang dong geon (junior) berbicara kepada ibu guru kim (senior), dan dalam kalimat tersebut yang dibicarakn adalah jang dong geon (diri sendiri), maka 사다 berubah menjadi 사요.
4)      사직하세요 berasal dari kata 사직하다, karena jang dong geon (junior) berbicara kepada ibu guru kim (senior), dan yang dibicarakn tentang Kepala Seoklah Park (senior), maka사직하다 berubah menjadi사직하세요.
5)      사직하셔berasal dari kata 사직하다, karena ibu guru kim (senior) berbicara dengan jang dong geon (junior), dan yang dibicarakan tentang kepal sekolah Park (senior), maka 사직하다 berubah menjadi 사직하셔.
6)      있어 berasal dari kata 있다. Karena ibu guru kim (senior) berbicara kepada jang dong geon (junior), yang dibicarakan adalah jang geun seok (junior), maka있다 berubah menjadi있어.
7)      있어요berasal dari kata 있다. Karena jang dong geon (junior) berbicara kepada ibu guru kim (senior), dan yang dibicarakn adalah jang geun seok, maka있다 berubah menjadi 있어요.

Korea Bentuk Sekarang (Present tense)

Bentuk Sekarang (Present tense) digunakan untuk menyatakan sesuatu hal yang sedang dilakukan atau biasa dilakukan. Pola untuk membentuk masa kini adalah sebagai berikut:
Tipe Predikat Pola
Tipe I stem + 아요
Tipe II stem + 어요
Tipe III 하다 diganti 해요
Ketika di ubah menjadi bentuk masa sekarang, beberapa predikat akan mengalami penyingkatan/peleburan (contraction).
Untuk Tipe yang pertama
Tipe I
Bentuk dasar Bentuk Masa Sekarang Keterangan
살다 살 + 아요 = 살아요
가다 가 + 아요 = 가요 Karena ada dua huruf ㅏ yang sama maka salah satu dihilangkan. 가 + 아요 menjadi 가요, bukan 가 아요
오다 오 + 아요 = 와요 Huruf ㅗ dan ㅏ digabungkan menjadi huruf turunan ㅘ sehingga 오 + 아요 menjadi 와요, bukan 오아요
Untuk Tipe yang kedua
Tipe II
Bentuk dasar Bentuk Masa Sekarang Keterangan
먹다 먹 + 어요 = 먹어요
주다 주 + 어요 = 줘요 huruf ㅜ dan ㅓ digabungkan menjadi huruf turunan ㅝ sehingga 주 + 어요 menjadi 줘요, bukan 주어요
마시다 마시 + 어요 = 마셔요 마시어요 kalau di ucapkan secara cepat akan terdengar seperti 마셔요
Untuk Tipe yang ketiga
Tipe III
Bentuk Dasar Bentuk Masa Sekarang
하다 해요
공부하다 공부해요
착하다 착해요
Alasan paling mendasar kenapa terjadi contraction, dikarenakan untuk lebih memudah kan pengucapan. Misalkan 가 아요 (ga-a-yo) lebih mudah dan mengalir di mulut jika di ucapkan menjadi 가요 (ga-yo).
Dalam bahasa indonesia pun banyak terjadi contraction jika sudah di tambahkan imbuhan, misal saja :
  • me + baca menjadi membaca
  • me + tulis menjadi menulis
  • me + cuci menjadi mencuci
Kata-kata yang mengalami contraction akan lebih mudah di baca, daripada jika hanya di gabungkan seperti asalnya saja tanpa terjadi contraction.
Seperti telah di sebutkan, bahwa predikat dalam bahasa korea memegang peranan penting. Bahkan dalam suatu kalimat , cukup di gunakan predikat saja itu sudah boleh dan memenuhi persyaratan tata bahasa korea. contoh:
가요. (gayo)
[Dia] Pergi.
와요. (wayo)
[Aku] datang.
공부해요 ? (gongbuhaeyo)?
[Kamu] sedang belajar?
Kata-kata didalam kurung merupakan asumsi saja, artinya kata tersebut merupakan perkiraan berdasarkan kata sebelumnya, atau ucapan sebelumnya. Bentuk ini dalam bahasa korea akan sangat banyak di jumpai.
Pengabaian penggunaan kata yang seharusnya ada didalam kurung di atas, didalam bahasa korea di benarkan, dan itu sudah memenuhi standar sebuah kalimat. Tapi berbeda di dalam bahasa indonesia, Pengabaian kata tersebut tidak dibenarkan jika digunakan dalam bahasa resmi. Untuk bahasa sehari-hari mungkin masih di tolerir.

Bentuk Kalimat Negatif

negatif 

Dalam bahasa indonesia, jika kita ingin mebuat kalimat negatif biasa dengan menggunakan kata “tidak” atau “bukan”. Misal saja “Orang itu bukan Kakak ku” atau juga “Ibu tidak pergi ke pasar”.
Sedangkan dalam bahasa korea sendiri untuk membuat kalimat negatif dilakukan dengan menggunakan “안” yang bisa di artikan tidak atau bukan. “안”  diletakkan sebelum predikat kecuali untuk predikat tipe III di letakkan sebelum “하다”. Asal dari predikat tipe III sendiri sebenarnya terdiri atas kata benda + 하다.
Contoh:
시장에 어머니가 안가요. (sijange eomeonika angayo.)
Ibu tidak pergi ke pasar.
시장 = pasar
에 = ke (penanda lokasi)
어머니 = ibu
가 = partikel penanda subyek
가요 = berasal dari 가다 = pergi
어제 눈이 안왔어요. (eoje nun i anwasseoyo.)
Salju tidak datang kemarin.
Kemarin tidak turun salju.
어제 = kemarin
눈 = salju
이= partikel penanda subyek
왔어요 = berasal dari kata 오다 = datang
내가 당신을 사랑 안했어요. (naeka dangsineul sarang anhaesseoyo.)
Aku tidak pernah mencintaimu.
내가 = aku
당신 = kamu
을 = partikel penanda obyek
사랑 안했어요 = berasal dari 사랑하다 artinya mencintai, ditambahi 안 menjadi tidak mencintai

Panggilan dalam Keluarga

Di dalam masyarakat korea khususnya di dalam keluarga juga tidak terlepas dari pengaruh ajaran konfusian. Seseorang anak harus menggunakan kalimat bentuk sopan ketika berbicara dengan orang tua atau kakeknya, terlebih lagi ketika mereka masih berusia remaja. Hal ini hampir mirip dengan etika orang jawa yang masih memegang erat unggah-ungguh (kesopanan) jika berbicara dengan orang tua di rumah. Tapi untuk jaman sekarang kemungkinan tinggal sedikit saja keluarga jawa yang masih menerapkan hal ini.
Berikut ini ada beberapa panggilan yang biasanya dipakai dalam sebuah keluarga.
한국어 Arti 한국어 Arti
아빠  (appa) Papa/ ayah 엄마 (eomma) Mama/ ibu
아버지 (abeoji) Ayah 어머니 (emeoni) Ibu
할아버지 (harabeoji) Kakek 할머나 (halmeoni) Nenek
형 (hyeong) Kakak laki-laki (yang memanggil adik laki-laki) 오빠 (oppa) Kakak laki-laki (yang memanggil adik perempuan)
누나 (nuna) Kakak perempuan (yang memanggil adik laki-laki) 언니 (eonni) Kakak perempuan (yang memanggil adik perempuan)
남동생 (namdongsaeng) Adik laki-laki 여동생 (yeodongsaeng) Adik perempuan
형제 (hyeongje) Saudara 동생 (dongsaeng) Adik
삼촌 (samchon) Paman 숙모 (sukmo) Bibi
아버님 (abeonim) Ayah mertua 어머님 (eomeonim) Ibu mertua
서방님(seobangnim) Kakak ipar laki-laki 아가씨 (agassi) Kakak ipar perempuan
사촌 (sachon) Sepupu

Seorang adik, didalam sebuah keluarga tidak boleh memanggil nama kakaknya langsung, tetapi harus dengan panggilan “kakak”. Berbeda dengan seorang kakak, boleh memanggil adiknya dengan panggilan “adik” atau juga langsung memanggil namanya.
Dalam bahasa indonesia tidak membedakan jenis kelamin ketika menggunakan kata “kakak” atau “adik”. Sedangkan dalam bahasa korea membedakan jenis kelamin orang yang di panggil dan orang yang memanggil.
Contoh:
이여동생이에요. (I dongsaeng ieyo)
Ini adalah adik perempuan[ku].
저누나예요. (jeo nuna yeyo)
Itu adalah kakak perempuan[ku]
이남동생아니에요. 이형이에요. (I namdongsaeng ani eyo. I hyeong ieyo)
Ini bukanlah adik laki-laki[ku]. Ini adalah kakak laki-laki[ku].
그사람이오빠예요. (keu sarami oppa yeyo)
Orang itu adalah kakak laki-laki[ku].

Aa dan Teteh di Korea






Kata “aa” dan “teteh” sudah tak asing lagi bagi orang Sunda. Kedua kata panggilan tersebut biasa digunakan untuk memanggil kakak dalam anggota keluarga atau orang yang lebih tua. Kata “aa” diperuntukkan untuk laki-laki dan “teteh” untuk perempuan.

Satu hal yang menarik dari bahasa Korea berbicara mengenai kata panggilan ini adalah beragam. Kata panggilan di Korea berbeda-beda tergantung dari siapa yang memanggil dan siapa yang dipanggil.

Yang dimaksud dengan “siapa yang memanggil” adalah apakah dia itu “laki-laki atau perempuan”. Berawal dari sini, kata panggilan akan berbeda. Inilah satu sisi keunikan dari bahasa Korea. Penggunaannya pun jangan sampai tertukar karena akan menimbulkan keanehan bahkan kelucuan.

Kalo sang pemanggil adalah seorang (adik) laki-laki, untuk memanggil kakak laki-laki harus menggunakan kata “hyong”. Masih dari sang pemanggil adalah laki-laki, untuk memanggil kakak perempuan adalah “nuna”.

Nah, kalo pihak dari sang pemanggil adalah seorang adik perempuan beda lagi aturannya. Untuk memanggil kakak laki-laki menggunakan kata “oppa”. Sedangkan untuk memanggil kakak perempuan menggunakan kata “onni”.

Kata “hyong, oppa, nuna, dan onni” pun seperti kata “aa dan teteh” di Sunda. Penggunaannya tidak hanya untuk anggota keluarga saja, tetapi juga bisa digunakan untuk bukan anggota keluarga.

Saya hanya bisa berkata, berhati-hatilah menggunakan kata “aa dan teteh”nya orang Korea. Penggunaannya tertukar, maka jenis kelamin Anda akan dipertanyakan oleh orang Korea.!!!

"Artikel yang berguna!!!!"

Mengenal kanta ganti orang dalam bahasa Korea






 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kata ganti orang dalam bahasa Korea terdiri dari tiga (3) bagian yaitu :
Kata ganti orang secara umum
a. Saya - ( ) - Jo neun
b. Aku - ( ) - Na neun
c. Anda - ( ) - Tangsin eun
d. Kamu - ( ) - No neun
e. Dia (lk) - ( ) - Keu neun
f. Dia (pr) - ( ) - Keu nyo neun
g. Beliau - ( ) - Keu bun eun
h. Orang itu - ( ) - keu saram eun
i. Meraka - ( ) - Keu ne deul ( r ) eun
- ( ) - Ye ne deul ( r ) eun
j. Kalian - ( ) - Ni deul ( r ) eun
k. Kami / kita - ( ) - Uri neun


Kata ganti orang dalam keluarga dan diluar keluarga :

- Didalam keluarga
a. Ayah / bapak - / / - Aboji / Abonim / Appa
b. Bunda / Ibu - / / - Omoni / Omonim / Omma
c. Kakek - - Haraboji
d. Nenek - - Harmoni
e. Paman - f. - Samchon
g. Bibi - - Imo
h. Anak - - A I
i. Anak ( lk ) - - Adeul
j. Anak ( pr ) - - Ttal
k. Bayi - - Agi
l. Kakak ( lk ) - - Hyong ( sebutan untuk Lk-lk )
m. Kakak ( lk ) - - Oppa ( Sebutan untuk Pr – Lk )
n. Kakak ( pr ) - - Nuna ( Sebutan untuk Lk – Pr )
o. Kakak ( pr ) - - Onni ( Sebutan untuk Pr – Pr )
p. Adik ( lk ) - - Nam Tongseng
q. Adik ( pr ) - - Yo Tongseng
r. Keponakan - - Cokha
s. Sepupu - t. - Sachon
u. Orang tua - - Pumo
v. Cucu - - Sonja
w. Suami istri - - Pubu
x. Suami - - Namphyon
y. Istri - - Ane

- Kata Ganti orang di luar keluarga

Bapak - / - Ajosi / Abonim
Ibu - / - Ajuma / Ajumoni
Kakak (lk) / Mas - - Hyong nim ( Panggilan Lk-Lk )
Kakak (Pr) / Mba - - Nu nim ( Panggilan Lk-Pr)
Kakak (lk)/ Mas - - Oppa ( panggilan pr-lk )
Kakak (pr) / Mba - - Oni ( Panggilan Pr-Pr)
Tuan - …… - …… ssi
Nona - …… / - …… yang / ssi
Nyonya - …… -……. Miseu
Anak Muda (lk) - - Conggak
Anak Perawan - - Agassi
Anda / Saudara - - Jane
Kekasih / Pacar - - Ein
Teman - - Chinggu
o. Perempuan - - Yoja ( Pr )
p. Laki-laki - - Namja ( Lk )

3. Kata Ganti Orang berdasarkan jabatan :
Guru - - Sonsengnim
Murid - - Hakseng
Profesor - - Kyosu nim
Instruktur - - Kyosa nim
Tenaga ahli - - Kisulca
Ahli - - Kisanim
Sopir - - Unjon kisa
Direktur - - Sajangnim
Wakil Direktur - - Busajangnim
General manager - - kwajangnim
Kepala mandor - - bujang nim
Kepala karyawan - - panjang nim
Kepala pengadaan - - chajang nim
Kepal operasional - - kongjangjang nim
Staff kantor - - Deri nim
Sekretaris - - Kyong r(n)i
Karyawan - - Hwe sa won